Kesalahan dalam Mengembangkan Sebuah Brand di Facebook dan Cara Menanganinya

Kesalahan dalam Mengembangkan Sebuah Brand di Facebook dan Cara Menanganinya

Data tahun 2015 menunjukkan terdapat hampir 1,5 milyar orang menggunakan Facebook.

Semakin meningkatnya pengguna Facebook dari tahun ke tahun membuat hampir setiap pengguna internet tahu akan peluang di depan mata yang dapat dimanfaatkan melalui Facebook ini.

Anda telah mengetahui betapa kuatnya Facebook yang dapat digunakan untuk mengembangkan sebuah brand.

Brands FB

Tapi hal tersebut tidak berarti bahwa Anda dapat sukses mengembangkan brand Anda dengan mudah di Facebook.

Sebaliknya, banyaknya kompetisi yang terlalu ketat membuat persaingan dalam mengenalkan produk Anda semakin sulit.

Memang telah banyak sebagian besar brand menggunakan Facebook sebagai strategi untuk mengembangkan sebuah brand, namun hanya sedikit saja yang memahami bagaimana cara terbaik untuk menggunakannya.

Berikut ini merupakan 5 kesalahan yang sering dilakukan oleh sebuah Brand di Facebook :

1. Fokus Pada Fans

Membangun penggemar melalui Facebook bukanlah hal yang salah, tapi branding di Facebook lebih dari sekadar itu.

Jangan hanya memperhatikan kuantitas saja, melainkan perhatikan kualitas di atas segalanya. Jika kuantitas yang menjadi pilihan Anda, maka melalui kontes dan iklan-iklan justru akan membuat banyak orang kurang tertarik untuk membeli produk Anda.

Ingat, target iklan yang kurang spesifik hanya akan menambah kuantitas fans saja, namun tidak untuk menaikkan penjualan.

2. Fokus Pada Jangkauan (Reach)

Ini adalah tujuan kebanyakan branding. Yakni, menggapai orang sebanyak-banyaknya.

Jika hal itu yang dilakukan, maka bisa ditebak bahwa mereka begitu menginginkan banyak fans dengan harga semurah-murahnya, sehingga menurunkan kualitas.

Reach Facebook

Kemudian, mereka mengukur kesuksesan berdasarkan banyaknya jangkauan tersebut bukan dari banyaknya konversi.

Mereka tidak membuat fans yang berfokus pada kualitas konten, sehingga orang-orang yang mereka jangkau tidak spesifik dan membuat tindakan yang dilakukan oleh para fans tidak menimbulkan hasil apapun, termasuk konversi penjualan.

3. Fokus Pada Interaksi

Apakah Anda tetap memaksakan membangun fans yang basisnya adalah orang-orang yang tidak peduli terhadap Anda? Kemudian, membangun jangkauan yang baik di dalamnya?

Jika hal tersebut yang Anda lakukan, maka hal tersebut tidak akan menghasilkan apapun. Karena, Anda sebagai pelaku bisnis kurang melakukan interaksi yang dekat dengan para fans Anda. Jika hal ini yang Anda abaikan, maka akan berdampak pada jumlah like, share, comment yang menjadi penanda ketertarikan fans Anda pada post yang Anda lakukan.

Untuk itu, mungkin Anda dapat berbagi post atau foto yang viral seperti meme atau video.

Tetapi, sekarang fokuskan untuk melibatkan para pembaca yang menjadi kunci interaksi Anda dengan para fans Facebook di post tersebut.

Interaction FacebookNamun sayangnya, konten viral yang Anda post di Facebook sering sekali tidak mempunyai hubungan dengan brand yang akan Anda kembangkan tersebut. Itulah yang membuat banyak pelaku bisnis gagal dalam mengembangkan brand-nya dan konten viral yang Anda bagikan tersebut.

Ingatlah, bahwa konten viral yang Anda posting melalui Facebook, sebagian besar tidak dapat bertahan lama. Untuk itu, melalui konten viral yang Anda posting, dalam waktu sekejap, Anda harus mampu memperoleh banyak perhatian fans Facebook Anda.

4. Fokus pada penjualan

Banyak juga brand yang fokus pada garis akhir, yaitu penjualan. Mereka hanya peduli berapa banyak hasil penjualan yang telah dihasilkan. Ini dikarenakan, indikator kesuksesan mereka hanya bertumpu pada penjualan saja.

Tentu saja orang akan membenci ketika menemukan seseorang yang menjual secara langsung padanya. Terlebih, jika barang tersebut tidak dibutuhkannya. Untuk itu, Anda tidak bisa berharap banyak jika menjual secara langsung kepada orang-orang yang tidak benar-benar membutuhkannya.

Lalu, Apa yang Seharusnya Dilakukan dalam Membangun Sebuah  Brand di Facebook

Pertama, mari kita lihat secara umum sebelum menentukan langkah-langkah yang akan diambil. Sebelumnya, Anda harus mengumpulkan audience yang benar-benar peduli tentang Anda dan mengedukasinya melalui konten yang benar-benar bermanfaat.

Bukan hanya itu, Anda juga harus investasi dalam situs web Anda dan membuat orang-orang ingin mengunjungi website Anda.

Untuk itu, Anda harus membangun traffic website guna membangun audience yang akan mengarahkan ke lebih banyak lagi audience, sehingga mampu lebih banyak menghasilkan konversi penjualan.

Lebih jelasnya, langkah-langkah berikut dapat membantu Anda dalam mengenalkan dan membesarkan sebuah brand melalui Facebook.

Langkah Pertama, Berinvestasi Pada Website Anda

DigitalMarketer.id sadar bahwa sekarang sedang membicarakan tentang Facebook. Tapi, ini merupakan sebuah tips yang harus dilakukan. Ini adalah prioritas pertama dan sangat penting bagi keberhasilan Anda dalam membesarkan brand melalui Facebook.

Sebelum Anda melakukan aktivitas bisnis Anda menggunakan Facebook, terlebih dahulu perhatikan website dan brand Anda agar mempunyai desain rancangan terbaik. Tetapkan source untuk menjalankan konten dalam website Anda.

Langkah Kedua, Membuat Banyak Konten yang Bermanfaat

Orang tidak akan membicarakan mengapa produk Anda sangat hebat atau kehebatan apa yang dimiliki oleh produk Anda.

Hal penting yang menarik perhatian dan benar-benar orang pedulikan adalah konten yang bermanfaat yang dapat membantu menemukan solusi para audience.

Untuk itu, cobalah pikirkan target audience Anda.

Buatlah daftar semua pertanyaan mereka yang berhubungan dengan niche Anda atau masalah mereka yang dapat terselesaikan dengan bantuan produk Anda. Jika Anda sebagai pelaku bisnis mempunyai tim kerja yang cukup banyak, maka minta bantuan ke bagian customer service dan tim sales. Hal ini dikarenakan, banyaknya berbagai macam pertanyaan dari audience Anda.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut nantinya dapat menjadi dasar untuk postingan di blog Anda. Dengan kata lain, pertanyaan yang diajukan oleh audience Anda dapat menjadi topik yang dapat Anda ulas secara mendalam untuk konten yang akan di posting.

Misalnya, Anda sedang menjalankan sebuah jasa peminjaman dana atau semacam koperasi simpan pinjam. Maka,  banyak audience yang memiliki permasalahan keuangan akan mempertanyakan hal-hal mendasar lainnya.

Dan pertanyaan-pertanyaan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan produk Anda. Misalnya:

  • Berapa banyak pendapatan yang Anda butuhkan untuk mendapatkan pinjaman?
  • Informasi apa saja yang diperlukan untuk mendapatkan pinjaman ?
  • Apa suku bunga yang tersedia untuk pinjaman usaha kecil ?
  • Jenis pinjaman apa yang harusnya Anda dapatkan ?
  • Berapa tahun Anda harus membayar pinjaman Anda ?

Sekarang, Anda telah mendapatkan poinnya. Temukan dan catat sebanyak-banyaknya pertanyaan yang dapat dijadikan konten untuk blog Anda.

Langkah Ketiga, Bagikan Konten Anda

Terdapat dua kemungkinan, mengapa website atau blog Anda mendapatkan traffic yang sangat rendah.

Pertama, desain website Anda memang kurang menarik dan tidak elok dipandang mata. Kedua, mungkin website Anda tidak menyediakan berbagai hal yang dibutuhkan oleh pengunjung website Anda.

Jika hal pertama yang menjadi masalah, maka Anda harus merombak total desain website Anda. Sedangkan kemungkinan kedua, secara panjang lebar akan kita bahas pada poin ini.

Buatlah konten yang dibutuhkan oleh audience Anda, dan melalui konten tersebut dapat memecahkan masalah dari audience Anda. Selanjutnya, bagikan konten tersebut melalui post ke halaman Facebook Anda. Jangan khawatir, meskipun Anda memiliki sedikit fans pada page di Facebook, tetap bagikan saja post tersebut.

Tentu saja, tetap buat post tersebut menarik dan dapat memancing audience agar mau mengklik dan membaca post Anda.

Jangan hanya bagikan post Anda di Facebook, melainkan juga bagikan ke banyak saluran media sosial lainnya. Namun begitu, Facebook tetaplah menjadi prioritas pertama Anda dalam membagikan konten.

(Note: Dengan membagikan konten melalui Facebook, Anda dapat dengan mudah menjalin hubungan baik dengan target market Anda, sehingga mampu mengubahnya menjadi customer yang loyal >> Simak Penjelasan Lengkapnya Hanya di 2 Days Digital Marketing Workshop 2015)

Banner-Ads-Event-Report

Langkah Keempat, Promosikan Konten Anda

Sekarang DigitalMarleter.id akan memberikan informasi kepada Anda terkait dengan caranya membagikan konten tersebut ke lingkungan yang lebih luas dengan bantuan iklan berbayar.

Hal ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak orang dan mencari target audience yang nantinya dapat Anda bantu melalui postingan blog Anda.

Promote Content

Benarkah harus dengan cara berbayar? Jika Anda menerapkan digital marketing untuk strategi bisnis Anda, itu artinya Anda akan lebih banyak menemui pay to play.

Ya, itu adalah hukum wajib yang akan mengembangkan bisnis Anda menggunakan bantuan digital marketing. Bayangkan saja, bagaimana dapat efektif jika Anda menyebarkan postingan konten Anda melalui Facebook Page yang hanya mempunyai tidak lebih dari 30 fans?

Untuk itu, gunakan fitur berbayar dari Facebook untuk dapat berbagi ke Lookalike Audience dan interest yang berhubungan. Untuk mencari target yang tepat, maka gunakan fitur Audience Insight di Facebook. Hal ini bermanfaat untuk mencari interest yang berhubungan dengan postingan blog Anda.

Langkah Kelima, Buat dan Jadikan Website Custom Audience Sebagai Target

Sekarang Anda sudah mengarahkan traffic ke website Anda. Kini, saatnya untuk memberi tanda siapa saja yang sudah mengunjungi website Anda. Sebenarnya Anda sudah harus membuat ini pada saat launch website. Tapi, cara ini tidak terlalu berharga jika masih terlalu sedikit traffic yang menuju ke website Anda.

Terkadang, ketika Anda mempromosikan postingan blog Anda, maka kebanyakan orang akan mengabaikannya.

Tetapi bagi mereka yang telah mengklik post tersebut, maka mereka telah menyatakan bahwa dirinya memang tertarik pada topik tersebut. Hal ini adalah sesuatu hal besar yang menjadi senjata Anda. Untuk itu, Kita harus memastikan bahwa kita sudah menandai orang-orang yang tertarik pada topik tersebut.

Pastikan untuk membuat website custom audience ke semua pengunjung website Anda selama 180 hari. Dengan begini, maka besar kemungkinan audience cukup relevan untuk kembali membaca postingan lain di blog Anda.

Custom AudienceDengan menggunakan fitur Website Custom Audience di Facebook, orang-orang yang mengklik iklan Anda sekarang sudah ditambahkan di Custom Audience yang dapat ditargetkan kembali nanti.

Karena traffic di website dan Website Custom Audience Anda telah bertambah, sekarang kurangkan budget Anda untuk menargetkan interest dan Lookalike Audience. Kemudian, sisihkanlah uang Anda lebih banyak untuk Custom Audience tersebut.

Ketika Anda mendapatkan Website Custom Audience lebih dari 500ribu orang, dan interest hanya mendapatkan 180 ribu, maka Anda tidak perlu menargetkan interest Anda lagi. Sebaliknya, tetaplah fokus pada Website Customer Audience Anda.

Langkah Keenam, Membangun Basis Fans Anda

Beberapa orang mengklaim bahwa tidak ada gunanya membangun basis fans. Itu tidak sepenuhnya tepat, terutama pada awal pembentukan brand Anda di internet.

Sekarang, karena Anda sudah mendapatkan banyak traffic dan membuat Website Custom Audience. Kini, saatnya bagi Anda untuk menargetkan visitor website Anda guna membentuk basis fans Anda.

Ketika basis fans Anda sudah bertambah, share juga post di Facebook Anda secara organik. Anda akan mendapatkan traffic bersamaan dengan iklan yang Anda jalankan.

Langkah Ketujuh, Bangun List Email Anda

Sekarang Anda telah fokus untuk mengarahkan traffic website melalui promosi dan sharing konten yang bermanfaat. Maka dari itu, secara pasti Website Custom Audience pasti bertambah. Basis Fans pun secara tidak langsung juga akan mengikuti.Email List

Kini, giliran Anda mulai membangun list email Anda. Sangat penting untuk menunggu sampai langkah ketujuh untuk melakukan hal ini. Karena, hal tersebut justru akan mahal jika Anda langsung menargetkan traffic untuk email Anda hanya melalui interest.

Setelah Anda membuat banyak sekali konten yang bermanfaat, maka Anda dapat menggabungkan beberapa konten menjadi sebuah ebook. Ebook tersebut dapat menjadi lead magnet yang dapat ditawarkan dalam pertukaran email.

Bagikan Lead Magnet tersebut ke fans Anda dan promosikan ke Website Custom Audience Anda. Sebagai pilihan, Anda bisa juga menjadikannya pop up di website Anda.

Langkah Kedelapan, Jual Produk Anda

Anda sudah menciptakan banyak konten bermanfaat yang menarik untuk target audience. Anda juga telah menggunakan konten yang mengarahkan audience dari Facebook ke website. Selanjutnya, targetkan ulang audience website Anda ke fanpage. Kemudian, dorong lebih banyak traffic dan bangun database email. Dan kini, adalah saat yang tepat untuk menjual produk Anda.

Karena Anda telah membangun database email, siapkan info-info untuk mengedukasi mereka mengenai  produk Anda ke database email tersebut.

Anda memiliki basis fans yang terbentuk dari pengunjung website. Untuk itu, lakukan target fans Anda dengan produk yang Anda jual. Juga, targetkan ke pengunjung yang belum menjadi fans Anda.

Ketika traffic sudah mulai bagus, Anda juga bisa mulai menargetkan fanpage spesifik yang telah mereka kunjungi.

Langkah Kesembilan, Ulangi Langkah Kedua

Ini bukanlah proses jangka pendek. Jika Anda berkomitmen untuk jangka panjang, maka jangan hanya membangun sampai titik selling produk kemudian berhenti.

Buatlah lebih banyak konten dan selanjutnya bagikan dan promosikan lebih banyak konten tersebut. Bangun fans Anda, kemudian bangun list database email dan tibalah saat yang tepat untuk menjual produk Anda.

Semakin banyak konten yang Anda buat, maka semakin banyak pula konten yang dapat Anda promosikan. Dan hal tersebut akan berdampak pada traffic yang secara otomatis juga akan semakin naik. Anda dapat menargetkan pembaca ke lebih banyak konten dan bergabung ke list email Anda, kemudian tawari produk Anda.

Saatnya Anda Eksekusi

Ini adalah penjelasan yang cukup sederhana terkait dengan bagaimana cara kerja untuk mengembangkan brand Anda melalui Facebook. Namun, penerapannya tergantung dengan cara Anda menyesuaikan pengetahuan ini untuk bisnis Anda. Meskipun begitu, cara seperti ini sudah berhasil dilakukan berkali-kali.

Meski cara ini sangat sederhana, tetapi masih sangat sedikit brand yang menerapkannya. Mereka hanya fokus pada hal-hal yang tidak penting, bukan pada investasi jangka panjang untuk brand mereka.

(Note: Melalui 2 Days Digital Marketing Workshop 2015, Anda dapat memaksimalkan penggunaan Facebook secara lebih mendalam untuk meningkatkan omzet bisnis Anda menjadi lebih memuaskan >> Build, Scale & Automate Your Business with Digital Technology)

Banner-Ads-Event-Report